InsideBorneo.Com, Puruk Cahu – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, memimpin upaya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah dengan fokus pada peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Melalui kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek), Bupati Heriyus bertekad menjadikan laporan keuangan Perangkat Daerah (PD) di Mura mencapai tingkat akurasi dan kualitas tertinggi.
Arahan tegas Bupati Heriyus disampaikan oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Mura, Sarwo Mintarjo, yang menekankan bahwa laporan keuangan PD harus memenuhi semua karakteristik kualitatif yang dipersyaratkan. Akurasi data dan pemenuhan standar adalah hal yang tidak bisa ditawar, sebab hal ini merupakan fondasi integritas keuangan daerah (16/10/2025).
Kegiatan Bimtek ini secara spesifik berfokus pada implementasi dua payung hukum yang baru, yaitu Peraturan Bupati Murung Raya Nomor 17 Tahun 2024 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah dan Peraturan Bupati Murung Raya Nomor 29 Tahun 2024 tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah. Regulasi baru ini menjadi kerangka kerja yang solid untuk standarisasi dan perbaikan praktik akuntansi di seluruh PD.
Sarwo Mintarjo menjelaskan bahwa keberhasilan seluruh PD dalam menyusun laporan yang berkualitas sangat menentukan hasil audit. Laporan keuangan PD adalah komponen utama yang akan dikonsolidasikan menjadi Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, yang selanjutnya menjadi objek pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, akurasi di tingkat PD menjadi krusial.
Harapan terbesar Bupati Heriyus dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan kompetensi dan pemahaman mendalam di kalangan para pengelola keuangan. Dengan bekal teknis yang lebih kuat, mereka diharapkan mampu mengaplikasikan Perbup baru secara konsisten, sehingga laporan keuangan yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan dan mendapat opini yang baik dari BPK.
Lebih lanjut, Bupati Heriyus memposisikan Bimtek ini sebagai forum yang ideal untuk diskusi terbuka dan evaluasi bersama atas kendala-kendala praktis yang dihadapi. Dengan mengatasi permasalahan secara kolektif dan konkret, Murung Raya diharapkan mampu mencapai kualitas pengelolaan keuangan yang prima. Keberhasilan ini, menurut Bupati, akan sekaligus menjadikan Kabupaten Mura sebagai percontohan yang patut dicontoh oleh daerah lain dalam tata kelola keuangan publik.(*)






