InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Sebagai langkah strategis dalam mengendalikan inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya menggelar Operasi Pasar Murah di Kecamatan Seribu Riam, Selasa (27/1/2026). Program ini dirancang untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga kebutuhan pokok secara global.
Bupati Mura, Heriyus, menjelaskan bahwa intervensi pasar ini sangat penting untuk menstabilkan harga di tingkat kecamatan. Pemkab Mura mengambil kebijakan berani dengan memberikan subsidi besar-besaran agar komoditas pangan tetap dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Plt. Kepala Diskop UKM Perindag Mura, Roy Chahyadi, mengungkapkan bahwa Pemkab memberikan subsidi sebesar 75% dari harga normal. Kebijakan fiskal daerah ini diambil khusus untuk meringankan beban ekonomi warga yang terdampak langsung oleh tekanan inflasi di wilayah pedalaman.
Operasi pasar ini tidak hanya sekadar membagikan paket sembako, tetapi juga menjadi instrumen Pemkab untuk memantau ketersediaan stok pangan di pasar lokal. Melalui koordinasi lintas sektoral, pemerintah daerah berupaya memastikan rantai distribusi pangan ke Kecamatan Seribu Riam tetap lancar.
Pemerintah Kabupaten menyadari bahwa inflasi dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, skema pasar murah ini menjadi salah satu senjata utama Pemkab Mura dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah selama masa krisis.
Dengan adanya subsidi yang sangat signifikan ini, masyarakat hanya perlu membayar sebagian kecil dari harga asli paket sembako. Pemkab berharap langkah ini mampu memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi makro maupun mikro di Kabupaten Murung Raya.(*)






