InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dalam membangun budaya pendidikan yang humanis. Hal ini terungkap dalam diskusi daring mengenai Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang diikuti Pemkab di Aula A Kantor Bupati, Senin (2/3/2026).
Bupati Heriyus melalui Kepala Bapperida, Reyzal Samat, menyampaikan bahwa Pemkab sangat mendukung pendekatan partisipatif yang ditawarkan Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026. Menurut Pemkab, keterlibatan aktif masyarakat dan keluarga adalah syarat mutlak terciptanya ekosistem pendidikan yang sehat.
Regulasi ini menjadi acuan bagi Pemkab untuk merumuskan langkah-langkah strategis di tingkat kabupaten. Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa sekolah-sekolah di Murung Raya menjadi garda terdepan dalam membentuk perilaku positif dan karakter yang beradab bagi generasi muda.
Kepala Perangkat Daerah yang hadir secara langsung diminta untuk memberikan perhatian khusus pada implementasi aturan ini. Pemkab berharap tidak ada lagi tumpang tindih kebijakan, melainkan satu visi dalam melindungi hak-hak anak selama berada di lingkungan institusi pendidikan.
Dalam webinar tersebut, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen menekankan bahwa kebijakan ini merupakan wujud nyata perlindungan negara. Pemkab Murung Raya menyambut baik penekanan tersebut dan siap mengalokasikan dukungan sumber daya demi kelancaran program di lapangan.
Budaya sekolah yang kondusif diharapkan dapat segera terwujud di seluruh pelosok Murung Raya. Pemkab optimis bahwa melalui tata nilai dan sikap yang baik, kualitas pendidikan di daerah akan semakin meningkat dan mampu mencetak lulusan yang berintegritas.(*)






