InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Dunia pers bukan sekadar tentang kecepatan menyampaikan berita, melainkan juga tentang kualitas edukasi yang diberikan. Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota DPRD Murung Raya, Nisa Anggraeni, S.AP., dalam peringatan HPN 2026.
Pada Senin (9/2/2026), legislator muda dari PDIP ini menyoroti fungsi pers sebagai agen perubahan yang mencerdaskan. Pers diharapkan tidak hanya mengejar klik atau rating, tetapi memberikan konten yang memberikan nilai tambah bagi pembaca.
Nisa menilai jurnalis memiliki tanggung jawab besar dalam menyaring informasi sebelum dikonsumsi publik. Di tengah maraknya hoaks, pers resmi harus menjadi rujukan utama bagi masyarakat Kabupaten Murung Raya untuk mendapatkan kebenaran.
“Pers adalah agen edukasi dan kontrol sosial yang vital bagi masyarakat kita,” tutur Nisa. Ia ingin media massa terus menyebarluaskan inovasi dan praktik baik yang bisa mempercepat pembangunan di desa-desa.
DPRD Murung Raya sangat mendukung jika insan pers rutin mengadakan pelatihan literasi media bagi warga. Dengan masyarakat yang cerdas informasi, pembangunan daerah akan lebih mudah mendapatkan dukungan dan masukan yang konstruktif.
Nisa juga mengingatkan agar sisi hiburan dalam produk pers tetap memiliki unsur pendidikan. Dengan demikian, setiap informasi yang diterima masyarakat mampu membangun pola pikir yang maju dan optimis demi masa depan Mura.(*)






