InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Penyelenggaraan MTQ KORPRI ke-VIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya diproyeksikan tidak hanya sukses secara seremonial. Pemkab Mura membidik adanya efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian lokal melalui rapat persiapan pada Jumat (13/3/2026).
Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menyatakan bahwa kehadiran ratusan kafilah dari berbagai penjuru Kalimantan Tengah akan membawa dampak signifikan pada sektor UMKM dan jasa. Pemkab ingin momen ini menjadi ajang promosi daerah dan meningkatkan kunjungan ke Kabupaten Murung Raya.
Pemerintah daerah menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk mengemas acara ini sedemikian rupa agar potensi wisata dan produk lokal dapat dikenal luas. Status tuan rumah akan dimanfaatkan Pemkab sebagai daya tarik ekonomi bagi para tamu yang hadir selama masa perlombaan.
Dari sisi akomodasi dan kuliner, Pemkab berupaya memastikan kesiapan pelaku usaha lokal dalam menyambut para peserta MTQ. Dampak ekonomi yang merata hingga ke lapisan bawah masyarakat menjadi salah satu target utama yang ingin dicapai pemerintah kabupaten.
Rahmanto menekankan bahwa investasi tenaga dan biaya dalam penyelenggaraan ini harus sebanding dengan manfaat yang diterima daerah. Selain prestasi di bidang keagamaan, perputaran uang selama kegiatan berlangsung diharapkan mampu menstimulasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui rapat koordinasi yang dihadiri berbagai pimpinan organisasi ini, Pemkab berharap seluruh elemen masyarakat siap menyambut momen bersejarah tersebut. Keberhasilan MTQ KORPRI 2026 akan menjadi bukti kemampuan Murung Raya dalam menyelenggarakan ajang besar berskala provinsi.(*)






