InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Faktor kelelahan menjadi sorotan serius Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, saat meninjau situasi arus balik Lebaran. Ia mengimbau para sopir dan pengendara pribadi untuk tidak memaksakan diri jika kondisi fisik sudah menurun atau mengantuk.
Dina menyatakan bahwa memaksakan berkendara dalam kondisi mengantuk adalah salah satu penyebab utama kecelakaan maut yang sering diabaikan. Ia menyarankan pemudik untuk memanfaatkan rest area atau posko mudik yang tersedia di sepanjang jalur perjalanan.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya segera mencari tempat untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri karena hal tersebut sangat berbahaya,” ucap Dina Maulidah, Selasa (24/3/2026). Baginya, istirahat sejenak jauh lebih berharga daripada risiko nyawa.
Pimpinan dewan ini memahami keinginan masyarakat untuk segera sampai di rumah agar bisa beristirahat lebih lama sebelum kembali bekerja. Namun, ia mengingatkan bahwa tubuh manusia memiliki batas kemampuan yang harus dihormati demi keselamatan bersama.
Dina juga menyarankan agar pengemudi melakukan pergantian sopir jika melakukan perjalanan jarak jauh yang memakan waktu belasan jam. Komunikasi antar penumpang juga diperlukan untuk menjaga agar pengemudi tetap terjaga dan fokus selama di perjalanan.
Dina berharap pesan ini dapat tersampaikan luas hingga ke pelosok desa di Murung Raya. Kesadaran akan kondisi fisik yang prima merupakan investasi keselamatan yang paling mendasar bagi setiap pelaku perjalanan arus balik.(*)






