InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi PKS, Imanudin, S.Pd.I, menyoroti pentingnya integrasi nilai budaya dalam setiap program pemerintah. Ia memandang warisan budaya tradisional sebagai ruh pembangunan di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Pada Rabu (01/04/2026), Imanudin menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pelestarian tradisi lokal. Langkah ini penting agar modernisasi tidak menghilangkan jati diri asli masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di Murung Raya.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan warisan budaya menjadi sorotan utama pihak legislatif. Imanudin mengajak warga untuk kembali menoleh pada kearifan lokal sebagai kompas dalam menghadapi perubahan zaman yang sangat cepat.
Menurut Imanudin, budaya tradisional adalah aset wisata dan pendidikan yang tak ternilai harganya. Ia mendorong dinas terkait untuk menciptakan program yang mampu mengemas tradisi menjadi daya tarik yang memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi warga.
“Mari kita lestarikan budaya kita dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih cerah,” ajaknya di hadapan konstituen. Ia yakin bahwa masyarakat yang berbudaya akan memiliki martabat dan daya saing yang lebih tinggi di tingkat provinsi maupun nasional.
DPRD Murung Raya akan terus mengawal kebijakan yang berorientasi pada perlindungan situs dan tradisi lokal. Imanudin menegaskan bahwa masa depan generasi mendatang sangat bergantung pada seberapa baik masyarakat saat ini menjaga warisan leluhurnya.(*)





