InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., menyoroti aspek pelayanan publik di hari Jum’at Agung. Ia menilai makna pengorbanan dalam hari besar tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para pelayan masyarakat.
Bebie berpendapat bahwa setiap aparatur negara harus memiliki jiwa pengabdian yang tulus sebagaimana makna yang terkandung dalam peringatan wafatnya Yesus Kristus. Pelayanan yang maksimal adalah bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
Pada Jumat (03/04/2026), legislator ini menekankan bahwa kebijakan pemerintah harus berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara merata.
Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk mendukung penuh upaya pembangunan yang sedang berjalan. Partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sangat diperlukan demi kelancaran agenda-agenda daerah.
Peringatan ini juga dipandang sebagai waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri bagi setiap individu. Bebie berharap refleksi batin ini melahirkan semangat baru untuk bekerja lebih keras demi kesejahteraan keluarga dan lingkungan.
Pesan ini disampaikan Bebie sebagai bentuk kepedulian anggota dewan terhadap dinamika religius konstituennya. Ia berharap kedamaian yang dirasakan pada hari suci ini dapat terus terjaga sepanjang tahun di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.(*)





