InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Sejumlah gereja di Kabupaten Murung Raya menggelar kegiatan diakonia atau aksi sosial dalam rangka memperingati Jumat Agung dan Paskah 2026. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Murung Raya sebagai bentuk perwujudan kesalehan sosial.
Anggota dewan menilai bahwa peringatan keagamaan akan jauh lebih bermakna jika disertai dengan langkah nyata membantu sesama yang kekurangan (03/04/2026). Kegiatan diakonia dipandang sebagai wujud konkrit dari ajaran kasih yang bersifat universal dan lintas golongan.
Legislator mendorong agar kegiatan sosial semacam ini dapat disinergikan dengan program penanggulangan kemiskinan pemerintah daerah. Kolaborasi antara gereja dan pemerintah dalam menyalurkan bantuan akan membuat dampak pembangunan lebih terasa di akar rumput.
Pihak DPRD juga mengapresiasi kemandirian gereja-gereja di Murung Raya dalam menggalang sumber daya untuk membantu warga jemaat yang membutuhkan. Hal ini menunjukkan kekuatan gotong royong yang masih sangat kental di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
Melalui kegiatan ini, DPRD berharap angka kesenjangan sosial di daerah dapat terus ditekan. Partisipasi aktif lembaga keagamaan dalam urusan sosial merupakan pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Dewan berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pada pengabdian sosial. Bagi DPRD, suksesnya peringatan Paskah tidak hanya diukur dari kemeriahan ibadah, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh kaum marginal.(*)






