DPRD Mura Minta Sekolah Libatkan Komite dalam Pengelolaan Dana BOS

- Pewarta

Senin, 17 November 2025 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos.

i

Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, H. Rejikinoor, S.Sos.

InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Rejikinoor S.Sos, berharap pihak sekolah dapat lebih melibatkan Komite Sekolah dalam perencanaan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Hal ini diungkapkan Rejikinoor sebagai bagian dari upaya peningkatan transparansi pengelolaan anggaran.

Menurut politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, peran Komite Sekolah sangat penting untuk memastikan bahwa pengelolaan Dana BOS dilakukan secara transparan dan akuntabel. Keterlibatan mereka dapat menjamin penggunaan anggaran pendidikan ini tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (17/11/2025).

Rejikinoor menguraikan bahwa Dana BOS disalurkan untuk mencapai beberapa tujuan strategis, antara lain meringankan beban biaya pendidikan masyarakat dan mendukung pelaksanaan pendidikan dasar dan menengah yang bermutu. Oleh karena itu, perencanaan penggunaannya harus partisipatif.

Anggota DPRD ini juga menegaskan kembali bahwa komponen-komponen belanja Dana BOS telah ditentukan sesuai dengan aturan dan petunjuk teknis yang berlaku. Seluruh komponen tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar serta memenuhi kebutuhan siswa di setiap jenjang pendidikan, dari SD hingga SMA.

Lebih jauh, Ketua Komisi I ini juga mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat untuk meningkatkan pengawasan yang lebih ketat dan terstruktur. Pengawasan ini, katanya, diperlukan sebagai fungsi kontrol yang memastikan efisiensi dan efektivitas pengelolaan keuangan sekolah.

Sebagai penutup, Rejikinoor S.Sos berharap agar adanya Dana BOS ini benar-benar dapat membantu sekolah tidak membebani orang tua dan siswa dengan pungutan yang tidak sah. Dengan pengelolaan yang transparan dan pengawasan yang ketat, pendidikan di Murung Raya diharapkan menjadi lebih terjangkau.(*)

Baca Juga  Rejikinoor, Legalitas Perkawinan Membuka Akses Dokumen Sipil Anak

Berita Terkait

Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura
DPRD Mura Dorong Percepatan Digitalisasi Birokrasi di Momen OTDA
Hari Pendidikan Nasional 2026, Dina Maulidah Komitmen Perjuangkan Anggaran Mutu Sekolah
Johansyah, Pemerataan Akses Pendidikan Hingga Pelosok Mura Harus Jadi Prioritas
Peringati Hardiknas, Rejikinoor Desak Percepatan Digitalisasi Sekolah di Pelosok
Ketua Komisi II Bebie Tegaskan Perlindungan Hak dan Keselamatan bagi Lulusan Vokasi
Ciptakan Hubungan Industrial Harmonis, Dina Maulidah Ajak Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Dorong Upah Layak, Imanudin Minta Negara Hadir Jamin Hak Dasar Pekerja
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:13 WIB

Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura

Senin, 4 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Mura Dorong Percepatan Digitalisasi Birokrasi di Momen OTDA

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB

Hari Pendidikan Nasional 2026, Dina Maulidah Komitmen Perjuangkan Anggaran Mutu Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:56 WIB

Johansyah, Pemerataan Akses Pendidikan Hingga Pelosok Mura Harus Jadi Prioritas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:25 WIB

Peringati Hardiknas, Rejikinoor Desak Percepatan Digitalisasi Sekolah di Pelosok

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura

Senin, 4 Mei 2026 - 22:13 WIB

Murung Raya

Fokus Syiar Islam, Pemkab Mura Matangkan Agenda MTQ VIII Korpri

Senin, 4 Mei 2026 - 20:23 WIB

DPRD Murung Raya

DPRD Mura Dorong Percepatan Digitalisasi Birokrasi di Momen OTDA

Senin, 4 Mei 2026 - 19:56 WIB