InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum menjadi sorotan utama bagi DPRD Murung Raya. Wakil Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Johansyah, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa transparansi dalam penanganan kasus korupsi adalah kunci untuk menjaga dan meningkatkan keyakinan publik.
Berbicara di hadapan pers pada Kamis, 4 Desember 2025, Johansyah memberikan apresiasi atas kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Murung Raya yang sukses memulihkan kerugian negara. Namun, apresiasi ini diselaraskan dengan desakan agar Kejari Mura lebih terbuka dalam menginformasikan proses pemulihan dana tersebut.
Ia menekankan pentingnya penyampaian informasi kepada publik secara terbuka, termasuk mengenai alur dan mekanisme pemulihan dana yang berhasil dikembalikan. “Transparansi, kata Johansyah, menjadi kunci agar masyarakat mengetahui bahwa penegakan hukum berjalan sesuai aturan.”
Menurutnya, langkah proaktif Kejari Mura yang berhasil menyelamatkan keuangan negara telah memberikan dampak positif, terutama dalam upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum yang bersih dan tegas, namun hal itu harus dipertahankan dengan keterbukaan.
Sebagai perwakilan rakyat, Johansyah berharap agar Kejari Murung Raya dapat menjadikan transparansi sebagai bagian integral dari setiap keberhasilan. Akuntabilitas publik, khususnya dalam penggunaan kembali dana yang dipulihkan, menjadi fokus perhatian DPRD.
“Kami berharap seluruh langkah pemulihan kerugian negara dapat disampaikan secara terbuka dan akuntabel, sehingga masyarakat semakin yakin terhadap kinerja Kejari Mura,” lanjutnya. Ia meyakini, konsistensi kinerja yang didukung keterbukaan akan meningkatkan citra baik institusi penegak hukum di mata publik.(*)






