InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Kebutuhan akan air bersih menjadi salah satu poin krusial yang diserap oleh Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Bebie, saat melaksanakan reses di Desa Tumbang Masalo, Jumat (30/1/2026). Warga mengusulkan pengadaan sarana air bersih yang memadai untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian.
Disisi lain, aspek digitalisasi administrasi desa juga mencuat dalam aspirasi masyarakat. Warga dan perangkat desa mengusulkan pengadaan printer dan komputer untuk mendukung operasional kantor desa agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih cepat dan modern.
Bebie menyampaikan bahwa penyediaan air bersih merupakan kebutuhan primer yang tidak bisa ditunda. Ia berkomitmen untuk mendorong pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih pada pembangunan sumur bor atau sistem penyediaan air minum di desa tersebut.
Terkait usulan perangkat komputer, Bebie memandang hal itu sebagai bentuk kesadaran desa untuk maju di era digital. Ia menilai dukungan alat kerja akan meningkatkan efisiensi pendataan dan pelaporan program-program pembangunan di tingkat desa.
Aspirasi ini, menurut Bebie, akan disesuaikan dengan skala prioritas pembangunan daerah tahun 2027. Ia memastikan DPRD akan melakukan sinkronisasi usulan tersebut dengan program kerja OPD terkait agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai spesifikasi.
Kegiatan reses ini ditutup dengan harapan agar sinergi antara aspirasi digital dan kebutuhan fisik air bersih dapat terwujud secara harmonis. Bebie berjanji akan terus mengawasi proses penganggaran agar kebutuhan dasar masyarakat ini tidak terabaikan.(*)






