InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Inovasi kemanusiaan yang digagas Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui program Pekan Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) mendapat pengakuan tinggi. Program ini dinilai efektif dalam melibatkan kesadaran kolektif untuk menekan angka stunting di daerah.
Apresiasi tersebut diberikan secara resmi pada agenda Rakorda di Aula Jayang Tingang, Rabu (29/4/2026). Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menilai langkah Pemkab Mura dalam menggerakkan kepedulian sosial pejabat dan masyarakat sangat inspiratif.
Bupati Heriyus menjelaskan bahwa Pekan Genting bukan sekadar seremoni, melainkan aksi nyata di mana para pemangku kepentingan terjun langsung membantu kebutuhan gizi anak-anak. Program ini memperpendek jarak antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Pencapaian ini turut disaksikan oleh Ketua TP-PKK Kab. Mura, Warnita Heriyus, yang selama ini menjadi motor penggerak kaum perempuan dalam menyosialisasikan pentingnya asupan gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga balita.
Melalui program ini, Pemkab Mura berhasil menciptakan ekosistem saling bantu yang kuat. Kehadiran negara dirasakan langsung oleh keluarga yang memiliki anak dengan risiko gangguan pertumbuhan melalui bantuan logistik gizi yang berkelanjutan.
Bupati berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan menjadi model bagi daerah lain. Baginya, keterlibatan aktif semua pihak dalam gerakan orang tua asuh adalah solusi jangka pendek dan menengah yang sangat krusial bagi masa depan kependudukan.(*)






