Pemkab Murung Raya Akan Lakukan Studi Banding ke Jember

- Pewarta

Kamis, 11 Juli 2024 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insideborneo.com, Puruk Cahu – Menindaklanjuti permintaan Pemerintah Provinsi agar Murung Raya dapat menjadi sentra produksi padi dan coklat, Pemkab Murung Raya akan melakukan studi banding ke pusat pengembangan coklat dan kopi di Jember, Jawa Timur, pada (11/07/2024).

Hal ini sejalan dengan rencana pemanfaatan lahan seluas 10 hektare yang diharapkan mampu mendukung pengembangan tanaman padi lahan kering dan coklat.

Penjabat Bupati Murung Raya, Hermon, menyatakan bahwa studi banding ini bertujuan untuk menggali ilmu dari keberhasilan Kabupaten Jember dalam membudidayakan tanaman coklat dan kopi.

Pemkab Murung Raya juga akan melibatkan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) kabupaten setempat dalam kegiatan ini.

“Kami ingin agar Murung Raya dapat menjadi daerah penghasil produk selain tambang dan karet, yaitu coklat, kopi, dan padi,” kata Hermon, Selasa (9/7/2024).

Hermon menjelaskan bahwa kondisi tanah berbukit di Murung Raya sangat potensial untuk pertanian lahan kering, khususnya untuk coklat dan kopi. (*)

Baca Juga  Pj Sekda Mura Tutup Turnamen Bola Voly Pj Bupati Cup 2024

Berita Terkait

Wujudkan Birokrasi Humanis, Pemkab Mura Gelar Pembinaan Spiritual ASN
Pemkab Mura Dukung Program Ruang Bersama Indonesia untuk Perempuan dan Anak
Bupati Heriyus Pimpin Pemkab Mura Matangkan Transparansi Beasiswa Kartu HEBAT
Dorong Sinergi Daerah, Pemkab Mura Hadiri Pengukuhan Pengurus DPK LASQI Masa Bakti 2026–2030
Bupati Heriyus Urai Bidang Prioritas Raperda Tanggung Jawab Sosial Badan Usaha
Harapan TP-PKK Mura agar Rumah DILAN Melahirkan Peluang Usaha Berkelanjutan
Peran Bupati Heriyus dalam Mengukuhkan Nilai Keagamaan Masyarakat Mura
Pemkab Mura Dorong Sinergi Stakeholder Sukseskan Relokasi Pasar Pelita Hilir
Berita ini 18 kali dibaca