Rembuk Stunting, Pemkab Mura Ajak Perkuat Komitmen Bersama Tangani Stunting

- Pewarta

Kamis, 24 April 2025 - 22:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insideborneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Hal ini diungkapkan Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Lynda Kristiane saat membuka kegiatan rembuk stunting dalam rangka penyusunan usulan intervensi dan identifikasi permasalahan terkait percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kecamatan Murung, Kamis (24/4/2025).

Dalam sambutannya, Lynda Kristiane menekankan pentingnya intervensi gizi spesifik dan sensitif, peningkatan akses air bersih dan sanitasi, serta sinergi lintas sektor demi mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.

“Melalui rembuk stunting hari ini, saya ingin komitmen bersama untuk memperkuat intervensi gizi, meningkatkan akses air bersih dan sanitasi, serta sinergitas lintas sektor dan masyarakat. Dengan kolaborasi ini, kita bisa ciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Lynda.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan astacita Presiden Republik Indonesia, yang salah satunya menargetkan percepatan penurunan stunting secara nasional.

“Mari kita bergerak bersama. Stunting bisa dicegah jika kita peduli sejak dini, terutama dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) seorang anak,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Murung Ivan Sugita menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka stunting di wilayahnya.

Ia menyebutkan bahwa Desa Mangkahui dan Desa Panuut menjadi dua desa prioritas atau lokus utama dalam penanganan stunting di Kecamatan Murung.

Baca Juga  Pemkab Mura Gelar Rapat Gugus Kota Layak Anak

“Melalui rembuk stunting ini, kita ingin mengevaluasi capaian program di masing-masing desa sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah kecamatan, desa, puskesmas, TP-PKK, dan masyarakat,” katanya.

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh peserta rembuk percepatan penurunan stunting sebagai simbol keseriusan seluruh elemen dalam mewujudkan Murung Raya yang bebas stunting.

Kegiatan ini dihadiri.Camat Murung Ivan Sugita beserta unsur Tripika, para lurah dan kepala desa, perwakilan perangkat daerah, kepala puskesmas, serta para kader kesehatan dan tokoh masyarakat. (*)

Berita Terkait

Wujudkan Birokrasi Humanis, Pemkab Mura Gelar Pembinaan Spiritual ASN
Pemkab Mura Dukung Program Ruang Bersama Indonesia untuk Perempuan dan Anak
Bupati Heriyus Pimpin Pemkab Mura Matangkan Transparansi Beasiswa Kartu HEBAT
Dorong Sinergi Daerah, Pemkab Mura Hadiri Pengukuhan Pengurus DPK LASQI Masa Bakti 2026–2030
Bupati Heriyus Urai Bidang Prioritas Raperda Tanggung Jawab Sosial Badan Usaha
Harapan TP-PKK Mura agar Rumah DILAN Melahirkan Peluang Usaha Berkelanjutan
Peran Bupati Heriyus dalam Mengukuhkan Nilai Keagamaan Masyarakat Mura
Pemkab Mura Dorong Sinergi Stakeholder Sukseskan Relokasi Pasar Pelita Hilir
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:10 WIB

Wujudkan Birokrasi Humanis, Pemkab Mura Gelar Pembinaan Spiritual ASN

Senin, 14 September 2026 - 22:18 WIB

Pemkab Mura Dukung Program Ruang Bersama Indonesia untuk Perempuan dan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 22:10 WIB

Bupati Heriyus Pimpin Pemkab Mura Matangkan Transparansi Beasiswa Kartu HEBAT

Kamis, 10 September 2026 - 22:50 WIB

Dorong Sinergi Daerah, Pemkab Mura Hadiri Pengukuhan Pengurus DPK LASQI Masa Bakti 2026–2030

Kamis, 10 September 2026 - 22:32 WIB

Bupati Heriyus Urai Bidang Prioritas Raperda Tanggung Jawab Sosial Badan Usaha

Berita Terbaru