Wabup Mura Harap Guru di Murung Raya Ajarkan Adab dan Akhlak

- Pewarta

Jumat, 2 Mei 2025 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insideborneo.com, Puruk Cahu – Wakil Bupati Murung Raya, Kalimantan Tengah, Rahmanto Muhidin meminta agar semua pihak terkait, seperti pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat agar bisa turun tangan langsung untuk bisa memajukan dunia pendidikan di kabupaten tersebut.

”Perlu kami ingatkan bahwa tanggungjawab di bidang pendidikan tidak bisa serta merta kita semua serahkan kepada guru, karena tanggungjawab pendidikan ini bersama antara tiga pilar, yaitu pemerintah, dunia usaha dan masyarakat,” ungkap Rahmanto.

Hal itu disampaikan Rahmanto sesudah memimpin upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diikuti oleh para pelajar, mahasiswa, guru, beberapa OPD serta TNI-Polri yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Murung Raya di Puruk Cahu, Jumat (2/5).

Dalam kesempatan itu juga, Rahmanto berharap agar para guru di Murung Raya tidak hanya berperan sebagai tenaga pendidik, tetapi juga harus mampu memberikan contoh yang baik untuk siswa siswi di sekolah, maupun di lingkungan tempat tinggalnya.

”Demkian juga saya minta para guru tidak hanya sekedar mengajar saja, tetapi harus dilakukan dengan sepenuh hati dan perasaan. Saya juga lihat saat ini ada pergeseran cukup luar biasa terhadap pandangan tentang sosok guru, dahulu zaman saya lewat di depan guru saja tidak berani, sekarang guru sudah dianggap sebagai teman sehingga banyak kejadian saat ini kita dengar di lingkup sekolah,” kata Rahmanto.

Baca Juga  Perpisahan Penuh Haru untuk Purna Bhakti Kepala Dinas Dukcapil Murung Raya

Untuk mencegah hal itu, Pemkab Murung Raya menurut Rahmanto menekankan kepada guru-guru di Murung Raya agar bisa mentransformasi, bukan hanya soal ilmu, tetapi juga soal adab dan akhlak mulia sehingga akan terbangun khemistri antara guru dan murid.

Selain itu Rahmanto juga mengatakan saat ini cukup banyak terjadi bila guru sedikit saja melakukan kekerasan maupun penekanan kepada murid yang tujuannya untuk mendidik maka orang tua maupun wali murid datang untuk mengancam guru.

”Maka dengan kaitan itu saya menghimbau kepada para orang tua agar sampai tidak terjadi hal yang demikian. Demikian juga pada struktur pada pemerintah daerah, mulai dari Dinas Pendidikan, UPT serta dewan guru agar terus menerus bisa melihat persoalan ini sebagai persoalan bersama,” jelas Rahmanto lagi.

Dalam kesempatan itu juga wakil bupati juga meminta dukungan semua pihak agar pendidikan di Kabupaten Murung Raya dari tahun ke tahun dapat terus ditingkatkan, apalagi saat ini Pemkab sudah merencanakan pada Mei 2025 ini meluncurkan berbagai program dalam bentuk kartu HEBAT untuk mensejahterakan masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan. (*)

Berita Terkait

Wujudkan Birokrasi Humanis, Pemkab Mura Gelar Pembinaan Spiritual ASN
Pemkab Mura Dukung Program Ruang Bersama Indonesia untuk Perempuan dan Anak
Bupati Heriyus Pimpin Pemkab Mura Matangkan Transparansi Beasiswa Kartu HEBAT
Dorong Sinergi Daerah, Pemkab Mura Hadiri Pengukuhan Pengurus DPK LASQI Masa Bakti 2026–2030
Bupati Heriyus Urai Bidang Prioritas Raperda Tanggung Jawab Sosial Badan Usaha
Harapan TP-PKK Mura agar Rumah DILAN Melahirkan Peluang Usaha Berkelanjutan
Peran Bupati Heriyus dalam Mengukuhkan Nilai Keagamaan Masyarakat Mura
Pemkab Mura Dorong Sinergi Stakeholder Sukseskan Relokasi Pasar Pelita Hilir
Berita ini 6 kali dibaca