Mura Bangun Daya Ungkit Ekonomi Lewat Sinergi Tiga Pilar Pembangunan ​

- Pewarta

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsideBorneo.Com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) menegaskan posisinya sebagai penggerak utama dalam pembangunan ekonomi regional melalui model sinergi tiga pilar: Pemerintah Daerah (Pemda), sektor swasta, dan masyarakat. Model ini dirancang untuk memaksimalkan tanggung jawab sosial korporasi (CSR) menjadi investasi strategis bagi kemandirian ekonomi daerah.

​Kemitraan antara Distanik Kab. Mura dan PT Semesta Alam Barito (SAB) beserta mitranya, PT. HPU dan PT. PKB, adalah manifestasi nyata dari model tersebut. Kolaborasi ini difokuskan pada PPM untuk ketahanan pangan, sebuah sektor yang memiliki daya ungkit tinggi terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di 11 desa lingkar tambang.

​Melalui pelatihan di Desa Batubua (11/10/2025), Pemkab Mura berhasil mengintegrasikan program pemerintah dengan sumber daya korporasi. Distanik bertindak sebagai jembatan ilmu, memastikan transfer of knowledge tentang budidaya sapi, itik, babi, dan Bioflok disampaikan secara spesifik dan mendalam oleh narasumber dinas, sehingga program ini tidak tumpang tindih.

Dampak ekonomi dari program ini diharapkan mampu mengurangi tekanan inflasi lokal yang seringkali dipicu oleh kurangnya pasokan pangan. Donny Pramudya Dwi Admaja dari Distanik Mura menggarisbawahi bahwa bantuan modal awal berupa bibit dan pelatihan terbarukan dari PT SAB secara efektif menggandakan daya ungkit program Pemda dalam mencapai target ketahanan pangan regional.

​Komitmen PT SAB, bahkan saat banyak perusahaan tambang cenderung menahan investasi sosial, menunjukkan kesadaran bahwa stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat lokal adalah aset strategis jangka panjang. Pelatihan yang melibatkan 72 perwakilan masyarakat ini merupakan investasi pada modal manusia yang akan menghasilkan pelaku ekonomi baru.

Baca Juga  Lewat Program BPBL, Proses Pemasangan Listrik Baru Akan Difasilitasi

Inisiatif kolaboratif ini bukan hanya tentang bantuan sesaat, tetapi tentang menciptakan mesin ekonomi lokal yang berkelanjutan. Dengan pemberian Bibit Ternak Pilihan dan Sarana Penunjang, Pemkab Mura dan PT SAB telah menanamkan modal awal bagi kemandirian, membuktikan bahwa CSR yang bersinergi adalah kunci untuk membangun social license to operate dan kemandirian ekonomi daerah yang kuat.(*)

Berita Terkait

Wujudkan Birokrasi Humanis, Pemkab Mura Gelar Pembinaan Spiritual ASN
Pemkab Mura Dukung Program Ruang Bersama Indonesia untuk Perempuan dan Anak
Bupati Heriyus Pimpin Pemkab Mura Matangkan Transparansi Beasiswa Kartu HEBAT
Dorong Sinergi Daerah, Pemkab Mura Hadiri Pengukuhan Pengurus DPK LASQI Masa Bakti 2026–2030
Bupati Heriyus Urai Bidang Prioritas Raperda Tanggung Jawab Sosial Badan Usaha
Harapan TP-PKK Mura agar Rumah DILAN Melahirkan Peluang Usaha Berkelanjutan
Peran Bupati Heriyus dalam Mengukuhkan Nilai Keagamaan Masyarakat Mura
Pemkab Mura Dorong Sinergi Stakeholder Sukseskan Relokasi Pasar Pelita Hilir
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:10 WIB

Wujudkan Birokrasi Humanis, Pemkab Mura Gelar Pembinaan Spiritual ASN

Senin, 14 September 2026 - 22:18 WIB

Pemkab Mura Dukung Program Ruang Bersama Indonesia untuk Perempuan dan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 22:10 WIB

Bupati Heriyus Pimpin Pemkab Mura Matangkan Transparansi Beasiswa Kartu HEBAT

Kamis, 10 September 2026 - 22:50 WIB

Dorong Sinergi Daerah, Pemkab Mura Hadiri Pengukuhan Pengurus DPK LASQI Masa Bakti 2026–2030

Kamis, 10 September 2026 - 22:32 WIB

Bupati Heriyus Urai Bidang Prioritas Raperda Tanggung Jawab Sosial Badan Usaha

Berita Terbaru