InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, memberikan instruksi tegas kepada seluruh jajaran perangkat daerah agar perencanaan kegiatan tahun 2026 harus berbasis data yang akurat. Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi stunting di Kantor Bupati, Senin (20/4/2026).
Pemkab Mura ingin memastikan bahwa setiap anggaran dan tenaga yang dikeluarkan untuk penanganan stunting tepat sasaran. Menurut Rahmanto, intervensi yang tidak berdasarkan data valid hanya akan menjadi pemborosan sumber daya daerah.
“Perencanaan kegiatan tahun 2026 harus lebih tajam dan berbasis data. Setiap intervensi harus benar-benar memberikan dampak langsung,” tegas Wabup Rahmanto di hadapan para peserta rakor.
Penggunaan data yang presisi diharapkan mampu mendeteksi secara dini sebaran anak stunting di setiap desa di Kabupaten Murung Raya. Pemkab Mura akan mengintegrasikan data dari dinas kesehatan dan dinas pemberdayaan masyarakat untuk mendapatkan profil keluarga yang akurat.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Mura untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Perencanaan yang matang di awal tahun dianggap sebagai kunci suksesnya program kerja pemerintah daerah.
Melalui pendekatan berbasis data ini, Pemkab Mura optimis dapat menurunkan angka stunting secara signifikan. Fokus pembangunan manusia yang berkualitas menjadi target jangka panjang yang ingin dicapai oleh pemerintah kabupaten.(*)






