InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Stabilitas kehidupan beragama menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Murung Raya. Pesan ini kembali dipertegas saat peresmian Gereja GPSDI Hosana Penda Siron yang berlangsung pada Rabu (15/4/2026).
Asisten III Setda Mura, Andri Raya, yang hadir mewakili Bupati, mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga harmoni di tengah keberagaman. Pemkab Mura menilai bahwa kerukunan antarumat beragama adalah modal utama dalam menjalankan program pembangunan daerah.
“Pemkab Mura berkomitmen untuk terus menjaga kehidupan beragama yang rukun dan harmonis,” tegas Andri di hadapan jemaah dan hamba Tuhan. Ia menekankan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk saling bergotong royong membangun Murung Raya.
Kehadiran perwakilan organisasi keagamaan lintas wilayah dalam acara ini menunjukkan bahwa kerukunan di Murung Raya terjalin dengan sangat baik. Pemkab Mura berharap jemaat GPSDI dapat menjadi pelopor dalam menciptakan kedamaian di tengah masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah mengimbau agar setiap warga tetap mengedepankan toleransi dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Hubungan harmonis antara pemerintah, tokoh agama, dan jemaat harus terus dipelihara demi kesejahteraan bersama.
Dengan peresmian gereja ini, Pemkab Mura berharap semangat kekeluargaan di Desa Penda Siron semakin erat. Pemerintah daerah akan selalu hadir sebagai pelindung bagi kebebasan beribadah seluruh masyarakat di Kabupaten Murung Raya.(*)






