InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Fenomena cuaca panas ekstrem yang melanda kawasan Kabupaten Murung Raya mendapat perhatian mendalam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Wakil Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, H. Johansyah, SE., MIP., mengimbau warga untuk memprioritaskan kesehatan tubuh di tengah teriknya suhu udara,(18/7/2026).
Dalam imbauannya, legislator asal PPP ini menjabarkan beberapa indikator gangguan kesehatan yang sering kali muncul akibat paparan panas berlebih. Gejala-gejala seperti rasa pusing, tubuh lemas, serta badan lesu merupakan sinyal awal dari dehidrasi atau kelelahan akibat panas (heat exhaustion).
Johansyah menyarankan agar masyarakat yang merasakan tanda-tanda tersebut segera menghentikan aktivitas sejenak. Langkah penanganan awal yang paling efektif adalah beristirahat di lokasi yang teduh, sejuk, serta mencukupi asupan cairan tubuh.
Menurutnya, pemahaman mengenai penanganan awal gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem sangat penting dimiliki setiap individu. Hal ini bertujuan agar gangguan ringan tidak berkembang menjadi kondisi medis berat yang membahayakan jiwa.
Ia juga berharap para pekerja luar ruangan lebih bijak dalam mengatur waktu kerja dan menjaga pola konsumsi air minum sehari-hari. Kesadaran untuk merawat fisik menjadi modal utama agar produktivitas masyarakat tidak terganggu di tengah cuaca terik.
Komisi II DPRD Murung Raya yang membidangi sektor kesejahteraan masyarakat berjanji akan terus memantau kesiapan fasilitas kesehatan daerah. Johansyah memastikan instansi kesehatan seperti puskesmas dan RSUD siap melayani warga yang terdampak dampak buruk cuaca panas.(*)






