InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Keaslian resep dan proses pembuatan panganan kenta menjadi fokus perhatian Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, S.HI., saat menjalankan tugas sebagai juri Lomba Mangenta. Kegiatan budaya tersebut diselenggarakan pada Rabu, 05/08/2026.
Dina Maulidah menyampaikan rasa kagumnya terhadap kecermatan para peserta dalam mengolah padi ketan hasil panen ladang menjadi hidangan kenta yang lezat. Teknik penumbukan dan penyajian yang dipertunjukkan dinilainya tetap menjaga tradisi luhur leluhur Murung Raya.
Menurut pimpinan dewan ini, Lomba Mangenta dalam Festival Tira Tangka Balang 2026 berhasil menyajikan bentangan kekayaan seni kuliner khas daerah. Penilaian yang diberikan oleh dewan juri difokuskan pada otentisitas rasa, kebersihan, serta estetika penataan hidangan.
Dina Maulidah menekankan bahwa perlindungan terhadap warisan resep tradisional merupakan bagian penting dari pemajuan kebudayaan daerah. Melalui kompetisi yang sportif, keaslian tata cara pembuatan kenta dapat terus dilestarikan dari generasi ke generasi.
Ia memberikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menampilkan performa terbaiknya di hadapan juri. Keterlibatan aktif peserta dari berbagai lapisan wilayah dinilai menjadi bukti hidupnya rasa cinta terhadap warisan budaya.
Menutup keterangannya, Dina Maulidah menegaskan komitmen DPRD Murung Raya untuk selalu mendukung kegiatan kebudayaan yang berdampak positif bagi masyarakat. Pembinaan dan pelestarian seni kuliner daerah dipastikan akan terus mengelar dukungan dari pihak legislatif.(*)






