InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) menyambut terbuka seluruh kritik dan masukan yang disampaikan oleh DPRD Murung Raya. Hal ini ditegaskan saat Pemkab Mura menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 pada Jumat (5/6/2026) malam.
Menyampaikan amanat Bupati Heriyus, Asisten Administrasi Umum Setda Kab. Mura, Andri Raya, menyatakan bahwa setiap kritik dan rekomendasi fraksi-fraksi dewan akan menjadi perhatian serius jajaran eksekutif. Pemkab Mura bertekad menjadikan masukan tersebut sebagai landasan perbaikan tata kelola pemerintahan.
Pemkab Mura berupaya mewujudkan sistem tata kelola yang semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Menurut pihak eksekutif, akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah adalah kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Guna memastikan setiap program berjalan sesuai sasaran, Pemkab Mura akan memperkuat sistem monitoring dan evaluasi. Pemanfaatan teknologi informasi akan dioptimalkan untuk memantau progres pelaksanaan kegiatan secara akurat dan realtime.
Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat kinerja aparatur Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menjalankan roda pelayanan publik. Pengawasan yang ketat dan transparan dinilai mampu meminimalkan kendala teknis dalam penyerapan anggaran di lapangan.
Dengan pembenahan sistem pengawasan dan keterbukaan terhadap kritik dari legislatif, Pemkab Mura optimistis pelaksanaan APBD pada tahun-tahun mendatang akan semakin berkualitas dan memberikan dampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat.(*)






