InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menegaskan bahwa nilai-nilai Natal seperti kasih dan damai sejahtera adalah kekuatan utama dalam menjaga kondusivitas daerah. Hal ini disampaikan dalam acara KKR dan Natal PGLII di Puruk Cahu pada Kamis (5/2/2026).
Asisten III Setda Mura, Andry Raya, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan pesan penting mengenai keberagaman. Menurut Pemkab, keberagaman di Murung Raya adalah kekayaan yang harus dijaga bersama dengan semangat toleransi yang tinggi melalui kegiatan kerohanian seperti ini.
Andry Raya dalam sambutannya menekankan bahwa pemerintah daerah senantiasa berupaya memastikan seluruh umat beragama dapat beribadah dengan tenang. Dukungan penuh diberikan kepada PGLII dalam upaya mempererat persekutuan antar-gereja di seluruh wilayah kabupaten.
Pemkab Mura menggarisbawahi bahwa Natal merupakan kabar sukacita yang harus dirasakan dampaknya oleh masyarakat luas, bukan hanya umat Kristiani. Semangat gotong royong dan saling mengasihi diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan fisik dan mental di daerah.
Kualitas penyelenggaraan acara yang berlangsung khidmat ini mendapat pujian dari pihak pemerintah. Pemkab Mura menilai dedikasi PGLII dalam menyelenggarakan KKR dengan menghadirkan pembicara mancanegara menunjukkan keseriusan dalam membina umat.
Kegiatan yang berakhir dengan penuh sukacita pada 5 Februari 2026 ini menjadi bukti nyata sinergi harmonis antara pemerintah dan warga. Pemkab Mura berharap semangat kebersamaan ini terus berkobar untuk mewujudkan Murung Raya yang maju dan bermartabat.(*)






