InsideBorneo.com, Puruk cahu – Peningkatan kesejahteraan guru menjadi salah satu poin utama yang ditegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya dalam pembukaan Rapimkab I PGRI. Acara yang dilaksanakan pada Rabu (11/2/2026) tersebut menjadi wadah bagi pemerintah untuk menyampaikan janji politik dan program nyata bagi tenaga pendidik.
Bupati Mura melalui Kadisdikbud menyampaikan bahwa Pemkab terus mengupayakan perbaikan tunjangan dan fasilitas penunjang pendidikan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru yang telah berjuang meningkatkan indeks pembangunan manusia di Murung Raya.
Pemkab Mura menyadari bahwa kualitas pendidikan sangat bergantung pada kesejahteraan dan kenyamanan para pengajarnya. Oleh karena itu, dukungan sarana prasarana seperti rumah dinas dan alat peraga edukasi terus ditingkatkan dalam skema anggaran daerah tahun 2026.
Selain dukungan finansial dan fisik, Pemkab juga menjanjikan kemudahan dalam urusan administrasi kepegawaian bagi para guru. Melalui PGRI, Pemkab berharap masukan mengenai hambatan karier guru dapat disampaikan secara kolektif untuk segera dicarikan solusinya.
Sinergi antara organisasi PGRI dan Pemerintah Daerah dinilai sebagai kunci keberhasilan pembangunan SDM. Pemkab ingin para guru fokus pada pengembangan kompetensi siswa, sementara urusan kesejahteraan akan terus diperjuangkan oleh jajaran pemerintah daerah.
Rapimkab ini menjadi saksi penyerahan penghargaan bagi guru berprestasi, yang juga merupakan inisiatif dukungan Pemkab Mura. Harapannya, penghargaan tersebut memicu semangat kompetisi positif di lingkungan sekolah se-Kabupaten Murung Raya.(*)






