InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya tidak hanya membuka peluang ekonomi, tetapi juga menekankan standar kualitas lingkungan di Pasar Ramadan. Pada pembukaan Kamis (19/2/2026), aspek kebersihan menjadi sorotan utama.
Bupati Murung Raya melalui jajaran dinas terkait menginstruksikan agar seluruh pedagang mengedepankan ketertiban selama beraktivitas. Pemkab ingin memastikan bahwa lokasi di depan Masjid Agung Al-Istiqlal tetap bersih dan nyaman bagi pengunjung.
Pasar Ramadan tahun ini dirancang agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan estetika kota. Pemkab telah mengatur zonasi pedagang dengan saksama agar kenyamanan pembeli saat memilih hidangan berbuka puasa tetap terjaga.
Roy Chahyadi selaku Kepala Dinas terkait menyatakan bahwa pengawasan akan dilakukan secara berkala. Hal ini mencakup kebersihan lapak serta ketertiban pembuangan sampah sisa dagangan agar lingkungan sekitar masjid tetap suci dan asri.
Sinergi antara Pemkab dan Forkopimda juga mencakup aspek keamanan di lokasi pasar. Pemerintah daerah ingin menjamin bahwa setiap warga yang datang merasa aman dari gangguan keamanan maupun kemacetan yang tidak terkendali.
Antusiasme masyarakat yang tinggi disambut Pemkab dengan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai. Dengan lingkungan yang tertib, Pemkab berharap Pasar Ramadan menjadi destinasi wisata kuliner yang membanggakan bagi Murung Raya.(*)






