InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan kepedulian tinggi terhadap masa depan pendidikan keagamaan dalam refleksi satu tahun kepemimpinan “Hebat”, Kamis (5/3/2026). Salah satu capaian unggulannya adalah penyaluran “Kartu Hebat Pintar Santri” yang menyasar hampir 800 santri di berbagai pondok pesantren di wilayah setempat.
Bantuan ini diberikan secara rutin setiap tiga bulan melalui lembaga pendidikan masing-masing untuk menunjang operasional dan kebutuhan belajar para santri. Pemkab berharap melalui dukungan finansial ini, kualitas pendidikan di pesantren dapat meningkat dan melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia serta kompeten.
Selain bagi umat Muslim, Pemkab Murung Raya juga meluncurkan program inklusif berupa “Kartu Hebat Pintar Teologia”. Program ini ditujukan bagi putra-putri daerah yang tengah menempuh pendidikan sebagai calon pastor maupun pendeta, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga harmoni dan keadilan bagi semua agama.
Wabup Rahmanto Muhidin menyatakan bahwa investasi di bidang pendidikan keagamaan adalah fondasi karakter bangsa. Pemkab ingin memastikan bahwa para calon pemuka agama asal Murung Raya mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah agar mereka dapat fokus belajar tanpa terbebani masalah biaya pendidikan.
Ketua TP-PKK Mura, Warnita Heriyus, dan Wakil Ketua I TP-PKK, Dina Maulidah, yang hadir dalam acara tersebut juga mengapresiasi kebijakan ini. Peran organisasi wanita dalam mendukung lingkungan pendidikan yang kondusif dinilai sejalan dengan visi Pemkab dalam mencetak SDM unggul dari jalur pendidikan berbasis agama.
Melalui program-program ini, Pemkab Murung Raya berupaya menciptakan ekosistem pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan umum dan nilai-nilai spiritual. Ke depannya, jangkauan penerima manfaat kartu pintar ini direncanakan akan diperluas agar semakin banyak anak muda Murung Raya yang mendapatkan akses pendidikan tinggi keagamaan.(*)






