InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Murung Raya, H. Rejikinoor, memberikan pesan menyentuh terkait tugas dan pengabdian aparatur negara. Pada Jum’at (24/04/2026), ia menyatakan bahwa setiap keringat yang mengalir dalam melayani masyarakat merupakan ladang amal dan bagian dari ibadah.
DPRD ingin menanamkan nilai bahwa integritas bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan tindakan nyata di lapangan. Melayani dengan ikhlas, tanpa membeda-bedakan latar belakang warga, adalah cerminan kualitas moral seorang abdi negara yang sejati.
Rejikinoor berpendapat bahwa saat pelayanan dilakukan dengan hati, maka segala hambatan di lapangan akan terasa lebih ringan untuk diatasi. Sikap proaktif dalam merespons kebutuhan masyarakat adalah bentuk nyata dari pengabdian yang tulus kepada Tuhan dan sesama.
Pihak legislatif berkomitmen untuk terus menyosialisasikan pentingnya keseimbangan antara kewajiban kedinasan dan tanggung jawab spiritual. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir praktik-praktik yang merugikan rakyat serta meningkatkan rasa empati aparatur terhadap kesulitan warga.
Menurut Rejikinoor, masyarakat akan menaruh kepercayaan penuh jika melihat pemerintahannya bekerja dengan sungguh-sungguh. Konsistensi dalam kebaikan ini diyakini akan membawa keberkahan bagi pembangunan daerah Kabupaten Murung Raya secara menyeluruh.
Melalui dorongan moral ini, DPRD berharap tercipta lingkungan kerja yang positif dan humanis. Kerja nyata yang didasari keikhlasan dipandang sebagai kunci untuk menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat luas di seluruh pelosok daerah.(*)






