Tanggap Kestabilan Harga, Pemkab Mura Gelar GPM sebagai Intervensi Pasar

- Pewarta

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Pemkab Mura) mengambil langkah proaktif dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Bertempat di halaman Kecamatan Murung, kegiatan ini merupakan bentuk intervensi pasar yang strategis untuk menjaga kestabilan harga pangan, khususnya menjelang peringatan HUT Ke-80 RI.

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Mura, Donal, yang mewakili Bupati Heriyus, menyampaikan bahwa program Dinas Ketahanan Pangan ini menjadi bukti kepedulian Pemkab Mura. Fokus utama adalah memastikan masyarakat, dari semua lapisan, dapat memperoleh akses terhadap bahan pangan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau.

​GPM yang dilaksanakan berkat kerja sama Dinas Ketahanan Pangan dengan Bulog setempat, menyediakan komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir. Dengan menjualnya di bawah harga pasar, Pemkab berupaya efektif mengendalikan inflasi dan menjaga daya beli warga.

​Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis nasional untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan (SPHP), yang secara virtual terhubung dengan Kementerian Pertanian, Kemendagri, dan Kemendag RI. Hal ini sesuai dengan penekanan Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman, mengenai pentingnya intervensi pemerintah yang berkesinambungan.

​Pemkab Mura menyadari bahwa peran pemerintah daerah sangat penting dalam memastikan GPM yang melibatkan ribuan kecamatan ini dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran. Distribusi pangan difokuskan di pasar rakyat untuk menjamin manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga  Pj Bupati Mura Hadiri Kegiatan Entry Meeting Evaluasi Perencaan dan Pembangunan Tahun 2025

​Komitmen untuk menjaga stabilitas pangan di Mura ditegaskan tidak akan berhenti pada 30 Agustus 2025. Pemkab Mura menyatakan siap melanjutkan operasi rutin harian, berkolaborasi dengan TNI, Polri, Kejaksaan, Satgas Pangan, dan BUMN pangan, demi ketahanan pangan yang berkelanjutan.(*)

Berita Terkait

Wujudkan Birokrasi Humanis, Pemkab Mura Gelar Pembinaan Spiritual ASN
Pemkab Mura Dukung Program Ruang Bersama Indonesia untuk Perempuan dan Anak
Bupati Heriyus Pimpin Pemkab Mura Matangkan Transparansi Beasiswa Kartu HEBAT
Dorong Sinergi Daerah, Pemkab Mura Hadiri Pengukuhan Pengurus DPK LASQI Masa Bakti 2026–2030
Bupati Heriyus Urai Bidang Prioritas Raperda Tanggung Jawab Sosial Badan Usaha
Harapan TP-PKK Mura agar Rumah DILAN Melahirkan Peluang Usaha Berkelanjutan
Peran Bupati Heriyus dalam Mengukuhkan Nilai Keagamaan Masyarakat Mura
Pemkab Mura Dorong Sinergi Stakeholder Sukseskan Relokasi Pasar Pelita Hilir
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:10 WIB

Wujudkan Birokrasi Humanis, Pemkab Mura Gelar Pembinaan Spiritual ASN

Senin, 14 September 2026 - 22:18 WIB

Pemkab Mura Dukung Program Ruang Bersama Indonesia untuk Perempuan dan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 22:10 WIB

Bupati Heriyus Pimpin Pemkab Mura Matangkan Transparansi Beasiswa Kartu HEBAT

Kamis, 10 September 2026 - 22:50 WIB

Dorong Sinergi Daerah, Pemkab Mura Hadiri Pengukuhan Pengurus DPK LASQI Masa Bakti 2026–2030

Kamis, 10 September 2026 - 22:32 WIB

Bupati Heriyus Urai Bidang Prioritas Raperda Tanggung Jawab Sosial Badan Usaha

Berita Terbaru