InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Bupati Murung Raya, Heriyus, mengingatkan bahwa nilai-nilai spiritual harus mampu diwujudkan secara konkret dalam berbagai aspek kehidupan. Pesan ini disampaikan di hadapan jemaat saat memperingati HUT ke-187 GKE di Gereja Hosana, Jumat (10/04/2026).
Pemerintah Kabupaten menekankan bahwa kuasa kebangkitan dan kasih tidak boleh hanya terbatas pada ritual liturgi di dalam gereja. Nilai-nilai tersebut harus dibawa ke dalam lingkungan keluarga, tempat bekerja, hingga ke ladang dan sawah milik warga.
Dengan membawa semangat pengabdian yang tulus di tempat kerja, Bupati yakin pelayanan publik di Murung Raya akan semakin membaik. Integritas dan ketulusan dalam bekerja adalah cerminan dari pribadi yang telah mengalami pembaruan iman secara spiritual.
Pemkab Mura senantiasa mendorong masyarakat untuk menjaga kerukunan di setiap sudut wilayah, tanpa memandang perbedaan latar belakang. Hal ini penting agar tidak ada lagi pembatas sosial yang dapat menghambat interaksi antar warga di masyarakat.
Melalui arahan pada 10/04/2026 tersebut, Bupati berharap para kepala rumah tangga dapat menjadi teladan dalam menyebarkan nilai kebaikan. Keluarga yang harmonis dipandang sebagai unit terkecil yang akan menopang kekuatan daerah secara keseluruhan.
Semangat kebersamaan yang ditekankan Pemkab ini diharapkan dapat meningkatkan etos kerja masyarakat. Dengan hidup saling mengasihi, tantangan pembangunan di Kabupaten Murung Raya diyakini akan lebih mudah untuk dihadapi secara bersama-sama.(*)






