InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menaruh perhatian serius terhadap gaya hidup digital para pelajar di wilayahnya. Hal ini menjadi sorotan dalam Roadshow Festival Literasi Harati yang berlangsung di Gedung B Kantor Bupati Mura, Kamis (16/4/2026).
Wakil Ketua I DPRD Mura, Dina Maulidah, yang hadir mewakili unsur pimpinan daerah, mengingatkan para pelajar untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi. Pemkab Mura mengajak generasi muda untuk mulai mengurangi intensitas bermain telepon genggam yang tidak produktif dan menggantinya dengan aktivitas literasi.
Himbauan ini diberikan agar para siswa mampu mengalokasikan waktu mereka untuk kegiatan menulis dan membaca yang lebih bermanfaat bagi masa depan. Pemkab Mura khawatir penggunaan gadget yang berlebihan dapat menghambat kreativitas dan fokus belajar anak-anak di daerah.
“Kurangi kebiasaan bermain telepon genggam secara berlebihan dan mulai mengisi waktu dengan kegiatan produktif seperti membaca dan menulis,” tegas Dina dalam sambutannya pada Kamis tersebut. Pemkab Mura memandang literasi digital sebagai tantangan yang harus dikelola dengan baik.
Selain fokus pada literasi baca-tulis, pemerintah daerah juga memberikan edukasi mengenai literasi keuangan. Hal ini dilakukan agar pelajar Murung Raya memiliki ketahanan mental dan pengetahuan dalam mengelola sumber daya sejak dini di tengah gempuran dunia digital.
Pemkab Mura berharap melalui roadshow ini, terjadi perubahan perilaku yang signifikan pada pelajar. Pemerintah berkomitmen menyediakan ruang-ruang publik yang ramah literasi sebagai alternatif bagi anak muda untuk berkreasi tanpa ketergantungan pada gadget.(*)






