InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menunjukkan keseriusannya dalam melestarikan budaya dengan mengikuti 12 cabang lomba pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026. Hal ini terungkap dalam seremoni pelepasan kontingen yang dipimpin oleh Bupati Heriyus pada Rabu, 13 Mei 2026 pagi.
Adapun cabang-cabang yang diikuti meliputi karnaval budaya, parade tari kreasi, pemilihan Jagau-Bawe, hingga tradisi lisan. Selain itu, Murung Raya juga mengirimkan wakil untuk cabang olahraga tradisional seperti sepak sawut dan mengantang, serta pemilihan duta pariwisata putra-putri.
Dalam arahannya, Bupati Heriyus menyampaikan bahwa keragaman cabang lomba yang diikuti merupakan bukti kekayaan khazanah budaya yang dimiliki Kabupaten Murung Raya. Ia ingin dunia luar melihat bahwa Murung Raya memiliki talenta yang luar biasa di berbagai bidang seni dan olahraga tradisional.
Pada acara yang digelar Rabu pagi tersebut, para peserta tampak mengenakan atribut khas daerah yang menambah semangat kebersamaan. Keikutsertaan dalam 12 cabang ini merupakan target strategis Pemkab untuk memperbaiki peringkat daerah dalam klasemen umum festival tahun ini.
Bupati menegaskan bahwa FBIM yang digelar di Palangka Raya pada 17–23 Mei nanti adalah panggung edukasi bagi masyarakat luas. Melalui penampilan yang memukau, diharapkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Murung Raya akan semakin meningkat di masa depan.
Pemerintah Kabupaten memberikan dukungan moril dan materiil agar setiap cabang lomba dapat tampil maksimal tanpa kendala. Dengan persiapan yang matang sejak beberapa bulan lalu, kontingen Murung Raya optimis dapat menyabet medali di kategori bergengsi seperti tari kreasi dan karnaval budaya.(*)






