InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Bupati Murung Raya, Heriyus, memberikan pesan mendalam mengenai pentingnya menjaga etika dan nama baik daerah selama mengikuti ajang FBIM 2026. Pemkab Murung Raya menginginkan para utusan daerah tampil sebagai kontingen yang santun dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati dalam rapat persiapan yang berlangsung pada Kamis (7/5/2026). Ia mengingatkan agar seluruh peserta tetap fokus pada kualitas penampilan dan tidak terpancing emosi yang dapat merugikan citra kabupaten.
“Jangan sampai ada perkelahian saat lomba, jangan main fisik. Jaga keselamatan di jalan dan jaga kesehatan. Selama di Palangka Raya, kita harus fokus pada lomba,” tutur Heriyus dengan tegas di hadapan seluruh jajaran terkait.
Pemkab Mura menekankan bahwa kemenangan yang diraih harus didapatkan dengan cara-cara yang terhormat. Perilaku para peserta di luar panggung perlombaan juga menjadi cerminan karakter masyarakat Murung Raya yang ramah dan beradab.
Selain masalah perilaku, Bupati juga meminta para pendamping untuk selalu memantau aktivitas peserta agar tetap tertib. Pemkab ingin memastikan bahwa misi keberangkatan ini murni untuk prestasi dan pelestarian budaya Kalimantan Tengah.
Arahan ini diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh anggota kontingen agar tetap disiplin. Pemkab optimistis, dengan sikap yang baik dan mental juara, kontingen Murung Raya akan mendapatkan simpati serta dukungan luas di ajang festival tersebut.(*)






