InsideBorneo.com, Puruk Cahu – DPRD Murung Raya menyoroti pentingnya perubahan pola edukasi kesehatan menjadi lebih interaktif. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua I DPRD Mura, Pada Rabu (29/4/2026).
Dina Maulidah menilai pendekatan humanis yang dilakukan di Posyandu Parawai sangat efektif. Baginya, kenyamanan masyarakat saat menerima layanan kesehatan adalah prioritas utama yang harus terus dijaga.
Dalam pandangan legislatif, metode penyampaian pesan kesehatan secara santai di lapangan membantu warga lebih terbuka. Hal ini dianggap sangat krusial dalam menyukseskan program-program kesehatan pemerintah daerah.
Kehadiran anggota DPRD di tengah warga juga bertujuan untuk memastikan komunikasi dua arah berjalan lancar. Dina menekankan bahwa tidak boleh ada hambatan komunikasi antara wakil rakyat dan warga binaan.
Dina menjelaskan bahwa permainan edukatif antara orang tua dan anak dalam kegiatan tersebut adalah cara cerdas menyampaikan info gizi. Dengan bermain, pesan hidup sehat dapat diterima tanpa rasa bosan oleh orang tua.
Ke depan, DPRD berharap pola pendekatan ini menjadi standar pelayanan di seluruh Kabupaten Murung Raya. Kesadaran mandiri dari masyarakat diyakini akan meningkat pesat melalui sentuhan personal seperti ini.(*)






