Mariyanto, Kesehatan dan Pendidikan di Desa Adalah Hak Konstitusional

- Pewarta

Senin, 4 Mei 2026 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Selain masalah fisik bangunan, Anggota DPRD Murung Raya, Mariyanto, menekankan pentingnya sarana kesehatan dan pendidikan di pelosok. Hal itu ia sampaikan dalam pernyataan resminya pada Senin (04/05/2026) terkait evaluasi pelayanan publik.

Mariyanto berpendapat bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan dan pendidikan yang layak. Minimnya sarana pendukung di desa-desa terpencil menjadi rapor merah yang harus segera diperbaiki oleh pemerintah daerah.

Ia melihat masih banyak fasilitas kesehatan di desa yang kekurangan tenaga medis maupun alat kesehatan yang memadai. Kondisi ini membuat warga harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mendapatkan perawatan medis yang bersifat mendasar.

Di sektor pendidikan, Mariyanto juga menyoroti kondisi bangunan sekolah yang perlu direhabilitasi. Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan bagi anak-anak di ujung desa harus setara dengan mereka yang mengenyam pendidikan di ibu kota kabupaten.

Legislator ini menyebut pemenuhan hak-hak dasar ini adalah kewajiban konstitusional yang tidak boleh ditunda lagi. Pemerintah daerah diminta hadir secara nyata di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat pedesaan dalam mengakses dua sektor penting tersebut.

Harapan besar disampaikannya agar program pembangunan tahun 2026 memberikan porsi lebih besar pada peningkatan kualitas SDM di pelosok. Mariyanto berkomitmen mengawal setiap tahapan perencanaan agar sektor kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas utama.(*)

Baca Juga  Dewan Mura Harap Pemerataan Tenaga Kesehatan

Berita Terkait

Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura
DPRD Mura Dorong Percepatan Digitalisasi Birokrasi di Momen OTDA
Hari Pendidikan Nasional 2026, Dina Maulidah Komitmen Perjuangkan Anggaran Mutu Sekolah
Rejikinoor Ajak Masyarakat Fokus pada Kontribusi Positif bagi Mura
Johansyah, Pemerataan Akses Pendidikan Hingga Pelosok Mura Harus Jadi Prioritas
Peringati Hardiknas, Rejikinoor Desak Percepatan Digitalisasi Sekolah di Pelosok
Ketua Komisi II Bebie Tegaskan Perlindungan Hak dan Keselamatan bagi Lulusan Vokasi
Ciptakan Hubungan Industrial Harmonis, Dina Maulidah Ajak Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:13 WIB

Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura

Senin, 4 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Mura Dorong Percepatan Digitalisasi Birokrasi di Momen OTDA

Senin, 4 Mei 2026 - 19:39 WIB

Mariyanto, Kesehatan dan Pendidikan di Desa Adalah Hak Konstitusional

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB

Hari Pendidikan Nasional 2026, Dina Maulidah Komitmen Perjuangkan Anggaran Mutu Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:25 WIB

Rejikinoor Ajak Masyarakat Fokus pada Kontribusi Positif bagi Mura

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura

Senin, 4 Mei 2026 - 22:13 WIB

Murung Raya

Fokus Syiar Islam, Pemkab Mura Matangkan Agenda MTQ VIII Korpri

Senin, 4 Mei 2026 - 20:23 WIB

DPRD Murung Raya

DPRD Mura Dorong Percepatan Digitalisasi Birokrasi di Momen OTDA

Senin, 4 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Murung Raya

Mariyanto, Kesehatan dan Pendidikan di Desa Adalah Hak Konstitusional

Senin, 4 Mei 2026 - 19:39 WIB