InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Selain masalah fisik bangunan, Anggota DPRD Murung Raya, Mariyanto, menekankan pentingnya sarana kesehatan dan pendidikan di pelosok. Hal itu ia sampaikan dalam pernyataan resminya pada Senin (04/05/2026) terkait evaluasi pelayanan publik.
Mariyanto berpendapat bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan kesehatan dan pendidikan yang layak. Minimnya sarana pendukung di desa-desa terpencil menjadi rapor merah yang harus segera diperbaiki oleh pemerintah daerah.
Ia melihat masih banyak fasilitas kesehatan di desa yang kekurangan tenaga medis maupun alat kesehatan yang memadai. Kondisi ini membuat warga harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota hanya untuk mendapatkan perawatan medis yang bersifat mendasar.
Di sektor pendidikan, Mariyanto juga menyoroti kondisi bangunan sekolah yang perlu direhabilitasi. Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan bagi anak-anak di ujung desa harus setara dengan mereka yang mengenyam pendidikan di ibu kota kabupaten.
Legislator ini menyebut pemenuhan hak-hak dasar ini adalah kewajiban konstitusional yang tidak boleh ditunda lagi. Pemerintah daerah diminta hadir secara nyata di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat pedesaan dalam mengakses dua sektor penting tersebut.
Harapan besar disampaikannya agar program pembangunan tahun 2026 memberikan porsi lebih besar pada peningkatan kualitas SDM di pelosok. Mariyanto berkomitmen mengawal setiap tahapan perencanaan agar sektor kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas utama.(*)






