InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Anggota DPRD Murung Raya, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., memberikan catatan penting usai pelaksanaan mediasi antara pemerintah kabupaten dan puluhan investor pada Rabu (06/05/2026). Ia menekankan agar perusahaan tidak hanya fokus pada profit semata.
Ketua Komisi II ini mengharapkan agar melalui mediasi ini, perusahaan semakin menyadari kewajiban mereka terhadap kemajuan daerah. Kontribusi nyata dalam pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat lokal harus menjadi prioritas setiap investor.
Dalam keterangannya pada Kamis (07/05/2026), Bebie menegaskan bahwa DPRD akan memberikan dukungan keberlanjutan bagi investor yang patuh pada aturan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa manfaat maksimal bagi rakyat adalah harga mati yang harus dipenuhi oleh perusahaan.
Sinergi yang dibangun dalam pertemuan di Aula Gedung A Kantor Bupati tersebut diharapkan menjadi dasar kerja sama yang kuat. Bebie ingin agar tidak ada lagi jarak yang terlalu jauh antara kesuksesan perusahaan dan kondisi sosial ekonomi warga di sekitarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran perwakilan dari berbagai instansi hukum dan keamanan yang mendampingi jalannya mediasi. Hal ini dianggap sebagai langkah preventif untuk menangani potensi permasalahan operasional secara proaktif dan profesional.
Bebie berkomitmen bahwa lembaga legislatif akan tetap kritis namun solutif dalam mengawal proses pembangunan daerah. Ia ingin memastikan bahwa investasi yang masuk ke Murung Raya benar-benar menjadi motor penggerak kesejahteraan bagi seluruh lapisan rakyat.(*)






