InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi fokus utama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya dalam beberapa tahun ke depan. Terkait hal tersebut, pihak legislatif mengintegrasikan pandangannya dengan program pemenuhan gizi nasional yang baru saja diluncurkan. Peningkatan SDM dinilai mustahil tanpa adanya perbaikan gizi yang sistematis.
DPRD Murung Raya memandang bahwa anak-anak yang sehat melahirkan generasi penerus yang cerdas dan kompetitif. Oleh karena itu, intervensi gizi sejak dini menjadi harga mati yang harus didukung oleh seluruh elemen daerah. Lembaga wakil rakyat ini memposisikan diri sebagai mitra aktif dalam menyukseskan agenda besar ini.
Pada kegiatan peresmian yang dilaksanakan Sabtu (16/5/2026), Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, menguraikan pentingnya keterkaitan antara gizi dan mutu SDM. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi yang layak merupakan hak dasar anak-anak yang wajib dipenuhi oleh negara dan didukung oleh pemerintah daerah.
Dina menyatakan bahwa kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah mereka adalah jawaban dari tantangan global saat ini. Standardisasi gizi yang diterapkan di fasilitas baru tersebut dinilai akan menaikkan kelas kualitas kesehatan anak-anak di pedalaman. Ini adalah lompatan besar untuk memotong kesenjangan kualitas SDM antardaerah.
DPRD juga berharap program ini mampu melahirkan generasi emas yang siap membawa Murung Raya maju di masa depan. Fokus pada kualitas SDM ini diharapkan mendapat dukungan penuh pula dari para orang tua dan tenaga pendidik. Pola asuh dan pola makan yang baik harus mulai disosialisasikan secara masif sejak sekarang.
Untuk mendukung hal tersebut, DPRD siap memfasilitasi kebutuhan regulasi atau kebijakan lokal yang diperlukan di masa mendatang. Koordinasi intensif dengan Badan Gizi Nasional akan terus dipantau melalui komisi terkait di DPRD. Semua langkah ini dilakukan demi memastikan masa depan anak-anak di Murung Raya terjamin dengan baik.(*)






