Momen Pembukaan Sinode XXV GKE, Pemkab Mura Kawal Kerukunan Umat

- Pewarta

Selasa, 7 Juli 2026 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mendukung penuh kelancaran pelaksanaan Sinode Umum XXV Gereja Kalimantan Evangelis (GKE). Forum lima tahunan ini dipusatkan di Gedung Olahraga Tana Malai Tolung Lingu (TMTL), Puruk Cahu, mulai 7 sampai 11 Juli 2026.

Ibadah yang khidmat menjadi pembuka rangkaian kegiatan pada Selasa (7/7/2026), sebelum disambung dengan acara seremoni peresmian. Ribuan partisipan serta tamu dari berbagai penjuru wilayah tampak memadati tempat acara.

Sebagai kepala daerah, Bupati Murung Raya Heriyus memberikan ucapan selamat datang kepada seluruh utusan yang berkumpul di Bumi Tana Malai Tolung Lingu. Ia menegaskan bahwa jajaran Pemkab Murung Raya merasa bangga dan terhormat atas penunjukan daerahnya sebagai tuan rumah.

Bupati Heriyus menilai bahwa agenda Sinode Umum memiliki arti penting bagi penguatan pelayanan gereja. Forum ini juga dipandang mampu menjadi pilar dalam merekatkan persatuan dan kebersamaan di tengah perbedaan.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua Umum PGI Pdt. Ev. Jacklevyn Frits Manuputty, Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, beberapa Kepala Daerah, Forkopimda Murung Raya, perwakilan resort dan jemaat GKE se-Kalimantan, hamba Tuhan, mitra GKE, serta tokoh masyarakat.

Dalam ibadah pembukaan, Pdt. Ev. Jacklevyn Frits Manuputty mengajak warga gereja menjadi terang di tengah berbagai persoalan dunia. Gereja diminta menghadirkan kasih, keadilan, kepedulian sosial, serta merawat lingkungan hidup.

Baca Juga  Tekan Penggunaan Gadget Berlebih, Pemkab Mura Ajak Pelajar Beralih ke Literasi Produktif

Jalannya pembukaan terasa hangat dan rapi berkat panduan Choky Sitohang selaku pembawa acara nasional. Penampilan Maria Calista dalam membawakan lagu pujian turut menambah keheningan dan sukacita dalam ruangan.

Wakil Gubernur berharap spirit dari tema “Hiduplah Sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran” mampu memacu Sinode Umum XXV GKE melahirkan rekomendasi terbaik. Keputusan tersebut dinilai penting untuk memantapkan kontribusi gereja menjawab tantangan zaman sekaligus mengakselerasi pembangunan Kalimantan Tengah dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.(*)

Berita Terkait

Wujudkan Birokrasi Humanis, Pemkab Mura Gelar Pembinaan Spiritual ASN
Pemkab Mura Dukung Program Ruang Bersama Indonesia untuk Perempuan dan Anak
Bupati Heriyus Pimpin Pemkab Mura Matangkan Transparansi Beasiswa Kartu HEBAT
Dorong Sinergi Daerah, Pemkab Mura Hadiri Pengukuhan Pengurus DPK LASQI Masa Bakti 2026–2030
Bupati Heriyus Urai Bidang Prioritas Raperda Tanggung Jawab Sosial Badan Usaha
Harapan TP-PKK Mura agar Rumah DILAN Melahirkan Peluang Usaha Berkelanjutan
Peran Bupati Heriyus dalam Mengukuhkan Nilai Keagamaan Masyarakat Mura
Pemkab Mura Dorong Sinergi Stakeholder Sukseskan Relokasi Pasar Pelita Hilir
Berita ini 5 kali dibaca