InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya tengah menyusun arah kebijakan baru dalam hal pendidikan dan pelatihan bagi para pegawainya. Kebijakan ini dimatangkan dalam acara sosialisasi profil kebutuhan kompetensi ASN pada Senin (20/7/2026).
Pemkab Murung Raya menilai bahwa pola pelatihan lama yang bersifat general dan seragam sudah tidak relevan lagi. Ke depan, Pemkab akan mendasarkan seluruh program pengembangan kapasitas pada profil kebutuhan riil dari masing-masing organisasi perangkat daerah.
Bupati Murung Raya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten I Rahmat K. Tambunan menegaskan, setiap rupiah anggaran pelatihan harus memberikan dampak nyata. Kebijakan baru Pemkab ini dirancang agar setiap pelatihan berfokus pada penyelesaian kesenjangan kompetensi.
Pada kegiatan yang digelar di Aula Cahai Ondhui Tingang tersebut, Pemkab mengumpulkan seluruh pemangku kepentingan birokrasi daerah. Mereka dibekali pemahaman mendalam mengenai penyelarasan antara kebutuhan jabatan dengan kualifikasi individu ASN.
Dukungan teknis dari Widyaiswara Ahli Madya Diah Miranti Maharani semakin memperkuat langkah Pemkab Murung Raya. Pemkab optimistis, dokumen profil kompetensi yang dihasilkan nanti akan menjadi panduan utama dalam pembuatan rencana kerja pengembangan SDM.
Melalui terobosan kebijakan ini, Pemkab Murung Raya berharap dapat melahirkan aparatur yang memiliki daya saing tinggi. Pada akhirnya, perbaikan sistem internal Pemkab ini bertujuan untuk memaksimalkan kesejahteraan masyarakat Murung Raya melalui layanan yang makin berkualitas.(*)






