DPRD Murung Raya Dorong Kolaborasi Pemuda-Pemda: Kunci Keberlanjutan Budaya Lokal

- Pewarta

Kamis, 2 Oktober 2025 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

InsideBorneo.Com, Puruk Cahu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya, melalui Ketua Komisi II, Bebie, S.Sos., S.H., S.P., M.M., M.A.P., menyoroti pentingnya sebuah ekosistem pelestarian budaya yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam sebuah kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (2/10/2025), ia secara spesifik menekankan perlunya jalinan kolaborasi yang erat dan konstruktif antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan generasi muda sebagai motor penggerak utama.

Bebie menjelaskan bahwa di tengah percepatan modernisasi, potensi budaya lokal Murung Raya menghadapi risiko tergerus apabila tidak ada upaya strategis dan terkoordinasi. Baginya, generasi muda memegang peran strategis sebagai jembatan yang menghubungkan tradisi masa lalu dengan inovasi masa kini. “Pemuda adalah ujung tombak pelestarian budaya. Dengan semangat mereka, tradisi bisa terus dikenalkan dan disesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai aslinya,” kutipnya, menegaskan bahwa penyesuaian (adaptasi) adalah kunci untuk menjaga relevansi budaya.

Dalam konteks ini, keterlibatan pemuda tidak boleh hanya sebatas penonton pasif. Bebie mengharapkan keterlibatan yang diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari mengorganisir festival, menciptakan karya seni kontemporer berbasis tradisi, hingga membangun platform digital untuk kearifan lokal. Ia melihat ruang-ruang ini sebagai peluang emas bagi anak muda untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menjadikannya brand nasional yang membanggakan.

Baca Juga  Wujudkan Keseimbangan Kerja, Dina Maulidah Apresiasi Inovasi Pengasuhan Anak di Mura

Secara khusus, legislator tersebut mendorong keras pemerintah daerah untuk tidak hanya sekadar mengundang pemuda, tetapi benar-benar memberikan otorisasi dan ruang yang lebih besar dalam perencanaan dan pelaksanaan program pelestarian budaya. Baginya, pemuda harus ditempatkan sebagai co-creator kebijakan budaya. Kolaborasi yang tulus dan dua arah antara struktur pemerintahan dengan dinamika generasi muda adalah formula esensial untuk menjaga keberlanjutan nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh leluhur.

Pernyataan yang Membangun: Pemerintah Daerah harus berani mengalihkan paradigma dari sekadar ‘mendanai’ menjadi ‘memberdayakan’ organisasi dan komunitas budaya yang digerakkan oleh pemuda. Mari kita buat skema matching fund khusus budaya, di mana setiap inisiatif pemuda yang inovatif akan didukung penuh oleh Pemda. Kita harus menciptakan sekolah budaya non-formal yang mengajarkan keterampilan praktis sekaligus nilai-nilai luhur, menjadikan pemuda sebagai cultural entrepreneur yang melestarikan sambil membangun ekonomi daerah.

Kesimpulannya, pernyataan Bebie ini memberikan penekanan bahwa pelestarian budaya adalah sebuah misi kolektif. Dengan keterlibatan generasi muda yang didukung penuh oleh alokasi sumber daya dan kebijakan yang proaktif dari pemerintah, diharapkan akan tercipta rasa bangga yang mendalam dan semangat untuk melestarikan identitas lokal. Hal ini adalah benteng terkuat Murung Raya dalam menghadapi tantangan globalisasi, memastikan warisan leluhur tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat.(*)

Berita Terkait

Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura
DPRD Mura Dorong Percepatan Digitalisasi Birokrasi di Momen OTDA
Hari Pendidikan Nasional 2026, Dina Maulidah Komitmen Perjuangkan Anggaran Mutu Sekolah
Johansyah, Pemerataan Akses Pendidikan Hingga Pelosok Mura Harus Jadi Prioritas
Peringati Hardiknas, Rejikinoor Desak Percepatan Digitalisasi Sekolah di Pelosok
Ketua Komisi II Bebie Tegaskan Perlindungan Hak dan Keselamatan bagi Lulusan Vokasi
Ciptakan Hubungan Industrial Harmonis, Dina Maulidah Ajak Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Dorong Upah Layak, Imanudin Minta Negara Hadir Jamin Hak Dasar Pekerja
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 22:13 WIB

Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura

Senin, 4 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Mura Dorong Percepatan Digitalisasi Birokrasi di Momen OTDA

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB

Hari Pendidikan Nasional 2026, Dina Maulidah Komitmen Perjuangkan Anggaran Mutu Sekolah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 22:56 WIB

Johansyah, Pemerataan Akses Pendidikan Hingga Pelosok Mura Harus Jadi Prioritas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:25 WIB

Peringati Hardiknas, Rejikinoor Desak Percepatan Digitalisasi Sekolah di Pelosok

Berita Terbaru

DPRD Murung Raya

Dina Maulidah, MTQ VIII Korpri Adalah Wahana Penguatan SDM Birokrat Mura

Senin, 4 Mei 2026 - 22:13 WIB

Murung Raya

Fokus Syiar Islam, Pemkab Mura Matangkan Agenda MTQ VIII Korpri

Senin, 4 Mei 2026 - 20:23 WIB

DPRD Murung Raya

DPRD Mura Dorong Percepatan Digitalisasi Birokrasi di Momen OTDA

Senin, 4 Mei 2026 - 19:56 WIB