InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Aspirasi masyarakat mengenai buruknya infrastruktur di pedesaan menjadi fokus utama Anggota DPRD Murung Raya, Mariyanto. Pada Selasa (6/1/2026), ia meminta Pemerintah Kabupaten secara maksimal memperbaiki jalur transportasi di daerah-daerah terisolasi.
Mariyanto menyatakan bahwa ketiadaan jalan dan jembatan yang layak adalah hambatan utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Sebagai anggota DPRD, ia kerap menerima keluhan warga yang kesulitan mengangkut hasil bumi akibat jalan rusak.
Ia menekankan bahwa program pembangunan tidak boleh hanya fokus pada aspek fisik semata, tetapi juga fungsionalitas bagi warga pelosok. Tanpa akses yang baik, layanan kesehatan darurat pun akan sangat sulit dijangkau oleh masyarakat pedesaan.
Dalam pandangan Mariyanto, sinergi antara aspirasi dewan dan pelaksanaan teknis oleh pemerintah daerah harus diperkuat. Ia mengingatkan bahwa setiap sen anggaran harus berdampak langsung pada perbaikan kualitas hidup di tingkat akar rumput.
Selain jalan, penyediaan sarana pendidikan yang memadai juga menjadi poin penting yang disuarakan oleh Mariyanto. Ia tidak ingin anak-anak di pelosok Murung Raya tertinggal dalam meraih ilmu hanya karena fasilitas sekolah yang sangat minim.
Di akhir penyampaiannya, Mariyanto berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret pasca pembukaan masa sidang ini. Baginya, pemerataan pembangunan adalah janji yang harus segera ditunaikan untuk kemajuan Kabupaten Murung Raya.(*)






