InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, S.H.I., menyerukan pentingnya pemberdayaan perempuan di sektor ekonomi dan pendidikan. Hal ini disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Perempuan Sedunia yang jatuh pada Minggu (8/3/2026).
Dina menilai bahwa kesenjangan akses masih menjadi hambatan bagi sebagian perempuan untuk mencapai potensi maksimal mereka. Ia mendesak pemerintah daerah untuk menyediakan lebih banyak pelatihan keterampilan dan beasiswa pendidikan yang menyasar kaum perempuan.
Menurutnya, perempuan yang mandiri secara ekonomi akan mampu mengangkat kesejahteraan keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dina melihat potensi UMKM yang dikelola perempuan di Murung Raya sangat besar dan perlu mendapatkan proteksi serta pendampingan lebih lanjut.
Sebagai legislator, ia berkomitmen untuk mengawal penganggaran yang berpihak pada pemberdayaan perempuan. Dina ingin memastikan bahwa anggaran daerah juga dialokasikan untuk program-program yang mampu meningkatkan daya saing perempuan di pasar kerja.
Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan ketidakadilan. Dina berharap tidak ada lagi anak perempuan di Murung Raya yang putus sekolah karena kendala biaya atau tradisi yang membatasi ruang gerak mereka.
Dengan dukungan akses yang setara, Dina optimis perempuan akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang tangguh. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi menciptakan ekosistem yang mendukung kemandirian perempuan.(*)






