InsideBorneo.com, Puruk cahu – Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya, Rumiadi, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani permasalahan sosial. Hal ini diungkapkannya saat menyaksikan pengukuhan pengurus penanganan konflik kemasyarakatan di Gedung DAD, Sabtu (25/4/2026).
Rumiadi menyadari sepenuhnya bahwa permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat tidak mungkin diselesaikan oleh satu instansi saja. Ia menekankan bahwa beban tersebut harus dipikul bersama antara pemerintah, legislatif, lembaga adat, dan masyarakat sipil.
“Kolaborasi yang erat antara berbagai elemen menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan sosial yang kondusif,” ujar Rumiadi. Ia menilai Gedung DAD sebagai lokasi pengukuhan sangat tepat untuk merepresentasikan persatuan kekuatan adat dan pemerintah.
Lebih lanjut, ia berharap pengurus baru dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah. Dengan komunikasi yang terbuka, potensi konflik dapat diredam sebelum meluas menjadi permasalahan yang lebih besar dan merugikan daerah.
Kehadiran berbagai tokoh lintas organisasi dalam acara tersebut diapresiasi oleh Ketua DPRD sebagai modal sosial yang besar. Semangat gotong royong inilah yang menurutnya menjadi jati diri masyarakat Murung Raya dalam menjaga kedamaian wilayahnya.
Rumiadi mengajak seluruh elemen yang hadir untuk bersatu padu mendukung pengurus yang baru dilantik. Menurutnya, harmoni di tengah masyarakat merupakan syarat mutlak bagi kelancaran pembangunan di Kabupaten Murung Raya secara umum.(*)






