InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya menaruh perhatian serius pada indeks pembangunan manusia di wilayah setempat. Ketua Komisi I DPRD Murung Raya, Rejikinoor, mengimbau agar pemerintah daerah memberikan porsi perhatian yang lebih besar kepada pemuda dan masyarakat asli untuk mengembangkan potensi diri mereka.
Menurut dewan, ruang bagi putra daerah untuk mengaktualisasikan diri dalam roda pemerintahan dan proyek swasta masih sangat terbatas. Kondisi ini jika dibiarkan dapat memicu kecemburuan sosial yang merugikan daerah. Oleh karena itu, pembukaan sekat-sekat kesempatan kerja harus segera dilakukan oleh pemerintah daerah.
Aspirasi ini disampaikan Rejikinoor dalam sebuah pertemuan resmi pada Jum’at (1/05/2026). Dalam forum tersebut, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas hidup masyarakat hanya bisa dicapai jika mereka diberikan kesempatan untuk mencoba hal-hal baru yang produktif dalam setiap program pembangunan daerah.
“Putra asli daerah harus menjadi prioritas dalam program pembangunan. Mereka perlu diberi ruang dan kesempatan untuk berkembang serta meningkatkan kualitas hidup,” ujar Rejikinoor dengan optimis. Kalimat ini sekaligus menjadi peringatan bagi para pelaksana proyek di Murung Raya.
Ia menilai, jika ruang berkembang tersebut dibuka lebar, putra daerah akan mampu bertransformasi menjadi penggerak ekonomi yang tangguh. Kemandirian ekonomi keluarga di Murung Raya diprediksi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tentu saja akan meringankan beban sosial pemerintah daerah dalam jangka panjang.
DPRD Murung Raya melalui Komisi I menegaskan tidak akan segan-segan menegur instansi yang kedapatan mengabaikan potensi lokal. Hak warga untuk mendapatkan kehidupan dan pekerjaan yang layak harus dijamin oleh kebijakan daerah. Semua elemen di dewan sepakat untuk mengawal hak-hak dasar masyarakat adat tersebut.(*)






