InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pembangunan Kabupaten Murung Raya yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan harus didasarkan pada nilai-nilai Pancasila. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, dalam sebuah refleksi kebangsaan.
Menurut legislator perempuan ini pada Senin, 1 Juni 2026, kebijakan pembangunan tidak boleh hanya menguntungkan segelintir kelompok saja. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat harus menjadi muara dari setiap anggaran daerah yang diketok bersama.
Dina menyatakan bahwa pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok desa di Murung Raya merupakan perwujudan dari sila kelima. DPRD akan terus mengawal agar program-program Pemkab bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam setiap forum perencanaan pembangunan seperti Musrenbang. Semangat musyawarah mufakat ini dinilai sangat efektif untuk meredam konflik kepentingan di lapangan.
Melalui penerapan Pancasila secara konsisten, Dina optimis pertumbuhan ekonomi daerah akan berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan dan kearifan lokal. Ini merupakan visi besar pembangunan berkelanjutan yang dicita-citakan bersama.
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh elemen pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan keadilan sosial tersebut. Pancasila harus tetap menjadi kompas utama dalam menavigasi arah kebijakan strategis daerah.(*)






