InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya melakukan studi mendalam mengenai pengelolaan data spasial saat berkunjung ke Kota Surabaya pada Rabu (15/04/2026). Kegiatan ini difokuskan pada upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Panja LKPJ, Rejekinoor, menyatakan bahwa pemanfaatan data spasial merupakan pilar penting dalam mengidentifikasi potensi ekonomi daerah. Dewan melihat Surabaya berhasil memetakan sektor-sektor pajak secara detail melalui teknologi pemetaan yang canggih.
Dalam diskusi tersebut, para legislator menggali informasi mengenai cara pemerintah kota memetakan aset dan wajib pajak secara presisi. Hal ini dianggap sebagai masukan berharga bagi DPRD untuk merumuskan kebijakan fiskal yang lebih kuat di Kabupaten Murung Raya.
DPRD Murung Raya juga mencatat pentingnya optimalisasi sektor perpajakan sebagai mesin utama pembangunan. Pemanfaatan teknologi spasial diharapkan mampu meminimalisir kebocoran anggaran dan meningkatkan efisiensi penagihan pajak di lapangan.
Rejekinoor menambahkan, peningkatan PAD bukan sekadar soal angka, melainkan soal kemandirian daerah dalam membiayai program kesejahteraan. Oleh karena itu, DPRD akan memberikan rekomendasi khusus agar pemerintah daerah serius dalam mengelola data ekonomi berbasis wilayah.
Delegasi dewan pulang dengan membawa sejumlah panduan teknis yang akan dipelajari lebih lanjut. DPRD berkomitmen untuk mengawal proses adaptasi teknologi ini agar sesuai dengan kondisi geografis dan potensi lokal yang dimiliki oleh Kabupaten Murung Raya.(*)






