InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Transparansi dan efisiensi pengelolaan anggaran menjadi sorotan utama Panja LKPJ DPRD Kabupaten Murung Raya saat mengunjungi Pemkot Surabaya pada Rabu (15/04/2026). Dewan ingin memastikan setiap rupiah APBD digunakan secara bertanggung jawab.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Murung Raya, Johansyah, menyebut bahwa pengelolaan anggaran yang transparan adalah kunci utama pembangunan daerah. Di Surabaya, delegasi dewan melihat langsung bagaimana sistem penganggaran dilakukan secara terukur dan akuntabel.
Johansyah, yang juga legislator dari Fraksi PPP, menyatakan bahwa fokus utama perbaikan di Murung Raya adalah efisiensi anggaran. Pembelajaran dari Surabaya diharapkan mampu meminimalisir pemborosan dalam pelaksanaan program-program pembangunan di daerah asal mereka.
Kunjungan yang juga diikuti oleh Wakil Ketua II Likon dan Ketua Komisi I Rejikinoor ini menjadi ajang pertukaran informasi teknis. Dewan menggali data mengenai bagaimana Surabaya menjaga konsistensi antara perencanaan anggaran dengan realisasi di lapangan.
Menurut Johansyah, transparansi anggaran sangat penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Hasil dari kunjungan ini akan dituangkan dalam draf rekomendasi DPRD terhadap LKPJ Bupati untuk memastikan anggaran tahun berikutnya lebih tepat sasaran.
Melalui pengawasan yang lebih ketat berdasarkan ilmu yang didapat dari Surabaya, DPRD Murung Raya optimis kualitas pembangunan akan meningkat. Efisiensi yang dipelajari diharapkan dapat mengalihkan anggaran pada sektor-sektor yang lebih produktif bagi masyarakat.(*)






