InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Kondusifitas daerah menjadi perhatian utama Anggota DPRD Murung Raya, Susilo, menjelang perhelatan Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026. Beliau mengimbau seluruh warga untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan masing-masing.
Pada Sabtu (4/7/2026), Susilo menegaskan bahwa jaminan rasa aman adalah fondasi utama dari kesuksesan sebuah acara berskala besar. Rasa nyaman yang dirasakan peserta akan mencerminkan kedewasaan toleransi warga Kabupaten Murung Raya.
Ia meminta tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk aktif berkolaborasi dengan aparat keamanan setempat. Deteksi dini terhadap potensi gangguan ketertiban harus dilakukan agar tidak mengganggu jalannya konsentrasi persiapan panitia.
Apresiasi juga disampaikannya kepada jajaran pemerintah daerah yang terus mematangkan koordinasi teknis di lapangan. Kesiapan infrastruktur fisik harus diimbangi dengan kesiapan mental masyarakat sebagai tuan rumah yang ramah dan bersahabat.
Susilo menambahkan bahwa kesan pertama para tamu saat menginjakkan kaki di Puruk Cahu sangat bergantung pada sikap warganya. Senyum, sapa, dan kesediaan membantu para pendatang harus menjadi kultur yang ditunjukkan sepanjang acara.
Melalui komitmen bersama ini, DPRD Murung Raya optimis agenda keagamaan tertinggi GKE ini akan melahirkan sejarah baru yang membanggakan. Semangat kebersamaan diharapkan terus terjaga demi kemajuan pembangunan daerah yang harmonis.(*)






