InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Semangat toleransi antarumat beragama di Kabupaten Murung Raya kembali diuji dalam skala besar. Anggota DPRD setempat, Tuti Marheni, SE., mengajak seluruh lapisan warga tanpa memandang suku dan agama untuk bersatu menyukseskan Sinode Umum XXV GKE.
Pernyataan tersebut ditegaskan Tuti dalam konferensi pers pada Minggu siang (5/7/2026). Ia menyatakan bahwa kerukunan yang telah lama terjalin di bumi Murung Raya merupakan benteng utama kelancaran acara pada 7-13 Juli 2026 mendatang.
Tuti memandang forum yang berpusat di Puruk Cahu ini sebagai jembatan untuk mempererat tali persaudaraan antarwilayah. Kehadiran delegasi dari berbagai daerah harus dihormati dan didukung penuh demi kenyamanan beribadah.
Sebagai agenda penting dalam kementerian GKE, sinode ini akan membahas langkah strategis pelayanan untuk lima tahun ke depan. Kehadiran ribuan jemaat harus difasilitasi dengan suasana lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Politisi Fraksi NasDem ini mengingatkan bahwa kesuksesan acara ini akan menjadi kebanggaan kolektif seluruh masyarakat. Toleransi yang dipraktikkan secara nyata akan menjadi teladan yang baik bagi daerah-daerah lain di Indonesia.
Oleh karena itu, ia meminta semua pihak menahan diri dari segala bentuk provokasi dan fokus pada pelayanan terbaik. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan warga harus tetap solid hingga seluruh rangkaian acara selesai.(*)






