InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melayangkan pujian atas kerja keras dan kekompakan jajaran panitia serta para donatur yang sukses mendirikan Biara Elioteria. Soliditas ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih hidup subur di tengah masyarakat.
Ungkapan apresiasi dari jajaran pemerintah daerah tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Mura, Heriyus, dalam acara peresmian biara di Puruk Cahu, Sabtu (4/7/2026). Menurut Pemkab, keberhasilan pembangunan ini menjadi inspirasi berharga bagi jalannya roda pembangunan daerah.
Bupati menyebutkan bahwa tanpa adanya komitmen dan pengorbanan dari para donatur, fasilitas pelayanan rohani yang megah ini tidak akan terwujud. Pemkab memandang kontribusi masyarakat sipil ini sangat membantu meringankan beban kerja pemerintah di sektor keagamaan.
Sebagai bentuk timbal balik, Pemkab Mura berkomitmen untuk menjamin kepastian hukum dan keamanan operasional biara. Perlindungan terhadap kebebasan menjalankan ibadah sesuai keyakinan dijamin penuh oleh jajaran eksekutif bersama aparat keamanan.
Lebih lanjut, Pemkab berharap manajemen biara dapat merancang program-program yang inklusif dan menyentuh kebutuhan nyata warga sekitar. Kerja pengabdian ini diharapkan mengalirkan berkat tidak hanya bagi internal umat, melainkan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Kegiatan peresmian yang berlangsung penuh sukacita ini menjadi tonggak sejarah baru kemitraan strategis di Puruk Cahu. Pemkab Mura berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung setiap pergerakan positif yang memajukan kualitas spiritual daerah.(*)






