InsideBorneo.com, Puruk Cahu – Kemenangan dalam ajang olahraga tradisional tidak membuat Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Bebie, lupa akan esensi utama festival kebudayaan. Usai memantau kemenangan tim Sepak Sawut Murung Raya pada Kamis malam (21/5/2026), ia menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai persaudaraan.
Legislator yang menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Mura sekaligus Koordinator Sepak Sawut ini menilai bahwa aura kompetisi dalam Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 harus tetap dilandasi semangat persahabatan antar daerah di Kalimantan Tengah.
Bebie menyampaikan bahwa keberhasilan timnya mengalahkan Kabupaten Barito Utara lewat adu penalti merupakan bonus dari perjuangan atlet. Namun, hal terpenting yang harus dibawa pulang adalah makin eratnya tali silaturahmi antar kontingen kabupaten/kota.
“Saya atas nama pribadi serta anggota DPRD mengucapkan apresiasi luar biasa kepada seluruh dewan juri, panitia, dan atlet. Soal juara itu nomor dua, yang terpenting kita semua bersahabat. Inilah ajang silaturahmi kita dalam Isen Mulang,” tegas Bebie dari Puruk Cahu.
Politisi ini mengaku sangat bangga terhadap kedewasaan bertanding dan sportivitas yang ditunjukkan oleh para atlet lokal di lapangan. Sikap saling menghormati antar pemain di arena permainan bola api tersebut menjadi contoh baik bagi pengembangan olahraga tradisional.
Di akhir penyampaiannya, Bebie berharap aura positif dan nilai-nilai sportivitas yang tinggi ini dapat terus dipertahankan. Nilai kebersamaan ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga persatuan masyarakat Kalimantan Tengah melalui ajang kebudayaan.(*)






